Cari Blog Ini

Kamis, 20 Desember 2012

Diversifikasi Komoditi Pisang (Musa paradisiaca L.) melalui Pembuatan Dodol Pisang Di Desa Labbo Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng.



ABSTRAK
MIFTAHUDDIN ARIF.  Diversifikasi Komoditi Pisang (Musa paradisiaca L.) melalui Pembuatan Dodol Pisang Di Desa Labbo Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng.

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menambah keanekaragaman pangan (diversifikasi) buah pisang di Desa Labbo Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng dan untuk memberikan informasi kepada masyarakat Desa Labbo Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng tentang pengolahan buah pisang
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Labbo, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif..
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Labbo, Kecamatan Tompobulu,  Kabupaten Bantaeng memperoleh informasi tentang pengolahan pisang menjadi dodol dan mengetahui tentang cara pembuatan dodol pisang.

Kata kunci : diversifikasi, pisang, dodol.




Rabu, 21 Desember 2011

TEHNIK CUPPING PENIKMAT KOPI SEJATI


Pertama-tama melihat kopi dengan menggambarkan  tampilan warna dan intensitas dari bubuk, warna gelap sebelum kopi dituangkan air panas yang lebih dari itu. Sambil menuangkan air, kekentalan kopi diperhatikan. Anda harus memperhatikan kopi larut dengan mudah.
Kemudian gunakan hidung untuk mencium aroma keseluruhan. Aroma adalah petunjuk awal tentang bagaimana Anda akan merasakan kopi. Menggunakan sendok dengan hati-hati mengambil bagian permukaan larutan kopi, biarkan aromanya untuk melepaskan diri. Goyang sendok maju-mundur di udara secara mendalam. Rasakan aroma  setiap sampel kopi dan catat hasil tanggapan anda.
Kemudian ambil kopi dengan sendok penuh.  Masukkan kemulut dengan bibir sempit lalu minum kopi dengan cara mendesis. Biarkan kopi menutupi seluruh bagian mulut.  Catatan setiap rasa yang anda kenali.
Ada beberapa komponen untuk menggambarkan rasa kopi Anda:
  
1.     Intensitas keseluruhan adalah total intensitas citarasa yang dirasakan bersama dalam cawan. Penilaian intensitas dari sangat kuat (artinya kopi sangat intens) menjadi ke sangat ringan.
2.     Kekuatan kopi adalah tentang bagaimana menurut anda kekuatan kopi yang anda minum.  Penilaian dari sangat kuat (arti yang sangat kuat rasa kopi) menjadi  hingga sangat ringan.
3.      Rasa di dalam mulut. Bagaimana rasa kopi dalam mulut Anda?
Keasaman adalah dasar dari rasa keasaman. Ini menyangkut ketajaman rasa dengan sensasi khusus di lidah.
4. Kegetiran atau kepahitan alamiah adalah bagian dari rasa kopi disebabkan oleh kandungan kafein. Oleh karena itu kualitas kopi umumnya akan ada beberapa elemen pahit, tetapi harus selaras dengan nilai lain.
5.    Body... describes the apparent viscosity, the fullness and the weight in the mouth ranging from thin - almost watery -  to thick and heavy. Tubuh yang menggambarkan kekentalan, penuhnya dan beratnya dengan range di mulut mulai dari tipis - hampir encer -  tebal dan berat.
6.      Sesudah merasakan. Apakah kopi yang nyaman setelah dicoba dan dirasakan?
Cupping tidak sulit untuk dilakukan, tetapi butuh latihan, latihan, dan kesabaran.
Ia adalah cara yang menyenangkan untuk memberikan penghargaan kepada diri sendiri, dan memungkinkan anda untuk mengalami perjalanan yang akan memberikan pengetahuan tak ternilai dalam meningkatkan keterampilan kopi.
http://www.NESCAFÉ.com

KEPRIBADIAN KONSUMEN KOPI


KOPI SEBAGAI TEMAN KONSUMEN
Kopi.  Siapa yang yang tidak mengenal benda kecil ini.  Mulai dari orang tua hingga anak-anak, mulai dari kalangan strata atas hingga bawah.  Sebagian besar orang telah menjadikan kopi sebagai suatu kebutuhan penting untuk mendukung aktivitasnya.  Bangun tidur, bersantai dan begadang tidak cocok tanpa secangkir kopi.  Selain dijadikan penghilang kantuk, kopi juga dijadikan sebagai penambah tenaga, pelengkap saat kumpul dan ngobrol, dan alat bantu lobby-lobby serta sebagainya.  Melihat fenomena ini, para pebisnis meliriknya sebagai ajang mencari uang hingga terdapat banyak kedai, warung kopi, cafe dan franchise lainnya.  Bahkan produsen rokok telah menciptakan rokok beraroma kopi.
Penikmat kopi awalnya hanya dari kaum adam, tetapi saat ini kaum hawa juga mulai menikmatinya.  Variasi racikan kopi telah beraneka ragam yang awalnya hanya kopi giling sekarang berkembang ntaranya cappucino, espresso, mocca, dan lainnya atau kombinasi diantaranya.  Walaupun efek negatif dari kafein kopi telah tersosialisasikan, tetapi para penikmat kopi tetap mengkonsumsinya.  Bahkan berbagai penelitian menemukan manfaat kopi bagi kesehatan, antaranya penangkal radikal bebas, pelega asma, pencegah gigi berlubang, mengurangi sakit kepala, mengurangi resiko diabetes dan sebagainya.
Bagi sebagian orang, meminum secangkir kopi memang dapat memberikan kenikmatan tersendiri dan menjadi teman yang menyenangkan di berbagai suasana. Rasa kopi akan semakin nikmat bila disimpan dan diolah dengan cara khusus (http://harianjoglosemar.com/index.php).  Sebagian kalangan, menyeruput minuman kopi tak hanya sebatas pemuas rasa haus belaka. Di antaranya menganggap minum kopi sebagai acara ritual, laiknya sebuah acara seremonial. Budaya minum kopi itu sudah ada sejak jaman perang Jawa, ketika kali pertama mulai diberlakukan tanam paksa oleh kompeni, pada jaman penjajahan kopi adalah jenis minuman yang kerap dikonsumsi para kompeni dan priyayi. Saat itu, banyak warga pribumi yang dipekerjakan di perkebunan kopi yang dikelola kompeni. Lantas, mereka dipaksa menanam biji-biji kopi jenis Arabika dan Robusta. Bagi mereka, minum kopi tak bisa asal minum seperti sekarang ini. Harus disesuaikan kelas sosialnya. Para pribumi memilih jenis Arabika, sedang kaum priyayi dan bangsa kompeni melirik kopi jenis Robusta (http://cyberman.cbn.net.id/cbprtl/common).
Untuk pecandu kopi, secangkir kopi adalah sebuah awal dari segalanya. Bukan berlebihan atau mengada-ada, karena delapan puluh persen orang dewasa di dunia minum kopi sedikitnya sekali sehari.Dengan berbagai aneka jenis dan cita rasa, kopi adalah minuman yang memiliki keistimewaan tersendiri bagi penikmatnya. Suatu hal yang tidak mengherankan, karena memang jika rasa sudah menjadi selera, bergelas-gelas kopi dapat dihabiskan oleh pecandu kopi. Yang luar biasa, berdasarkan data dari jurnal kesehatan dunia, ternyata delapan puluh persen orang dewasa di dunia minum kopi sedikitnya sekali sehari. Ini terlihat dari banyaknya jumlah penikmat kopi di kedai kopi usai jam kerja. Serta menjamurnya kedai-kedai kopi di berbagai antero dunia, juga menjadi salah satu bukti kalau minuman ini memiliki banyak penikmatnya (http://www.appetitejourney.com).
Disukai oleh orang banyak, kopi ditawarkan oleh berbagai perusahaan dengan berbagai pilihan yang membedakan keasaman, kekentalan, rasa, dan aroma dari kopi tersebut. Tentunya para pendengar familiar dengan yang namanya kopi luwak Indonesia, selain harganya yang lumayan mahal, cara pembuatan kopi yang aneh bin ajaib ini dianggap sangat eksotis oleh para orang asing dan membuat kopi luwak terkenal diantara pecinta kopi internasional. Namun hinggga kini jenis kopi yang dipercaya paling istimewa dan lekker adalah kopi Jamaica Blue Mountain. Kopi arabica secara tradisional dinamakan dari asal kota pelabuhan pertama yang mengekspornya. Dua jenis arabica yang paling tua berasal dari Mocha di Yemen dan tentunya Java di Indonesia. Dalam beberapa tahun ini, terutama di kota-kota besar, kita semakin familiar dengan berbagai range yang ditawarkan, sebut saja kopi instan ala Nescafe dan Kapal Api yang dapat dengan mudah didapatkan di supermarket, atau juga tipe yang lebih mahal yang disajikan di cafe-cafe seperti Starbucks, Coffee Bean and Tea Leaves, O la la, dan sebagainya. Nah saking populernya kopi, Alan Hirsch, direktur Smell & Taste Treatment and Research Development, melakukan penelitian di antara 18,631 responden, perempuan-laki-laki. Ia membuktikan bahwa tipe-tipe sajian kopi favorit memiliki kaitan dengan kepribadian seseorang (http://www.ranesi.nl/tema/kamera/Minum_kopi_kepribadian).

KEPRIBADIAN (PERSONALITY) KONSUMEN KOPI (http://www.ranesi.nl/tema/kamera/Minum_kopi_kepribadian)
1.      Kopi tubruk dan espresso, kalau yang ini back to basic. Konon yang menyukai kopi tubruk dan espresso merupakan pribadi yang bertanggung jawab, ambisius, dan agresif. Seseorang yang selalu independent, tipe ini kurang romantis 
2.      Bagi para penggemar cafĂ© au lait, anda sangat laid back, santai, dan tradisional  
3.      Tipe selanjutnya adalah pecinta kopi dengan rasa moka, penuh dengan romantisme, pecinta moka sangat senang dengan yang namanya love, cinta, sayangnya mereka juga cenderung sering moody dan tidak begitu bisa diandalkan. Tetapi kalau yang dipesan adalah iced mocha, ini adalah seseorang yang penuh dengan spontanitas, karakteristik, dan mempesona. Namun seperti pecinta mocha lainnya, mereka tidak dapat diandalkan karena memiliki attention span yang pendek 
4.      Bila anda ingin mencari yang penuh pribadi penuh energi optimisme, carilah peminum Frappucino dengan base kopi, mereka biasanya energetik, berambisi besar, hanya saja mudah merasa bersalah dalam komitmen karena antusiasme mereka 
5.      Kopi Instan.  Ini merupakan kopi yang paling banyak diminati atau dikonsumsi masyarkat modern. Mudah dan prakatis. Tinggal beli di toko, kemudian diseduh diatas cangkir kecil, diaduk lalu siap diminum deh. Penggemar kopi ini banyak dihujat, oleh para penggemar kopi mania tentunya, sebagai penggemar kopi musiman atau sewaktu-waktu. Memang, penggemar kopi ini hanya ingin menikmati kopi sesekali dan tidak intens. Dan ini menunjukkan kepribadian mereka yang suka sesuatu dengan cepat dan segera, tanpa perlu bersusah payah. Mereka bilang: Ngopi saja kok repot? (http://www.wikimu.com/News).
6.      Kopi Giling.  Ada orang yang gemar minum kopi langsung dari biji kopi segar yang langsung digiling.  Bahkan terkadang mereka mempunyai alat giling sendiri secara khusus. Artinya, mereka sangat mandiri, mengerjakan sesuatunya sendiri dan menikmati semua kerja kerasnya itu (Anonime, 2008).
7.      Esspresso. Kopi ini sangat kuat dan hitam karena dibuat dari biji kopi dengan kadar air yang sedikit. Esspresso berasal dari mesin penggiling dari Italy. Penggemar kopi jenis ini merupakan orang-orang yang hebat, pekerja keras, suka tantangan. Beberapa penggemar ini juga ditemukan lebih kreatif, tapi juga sangat penuntut (http://www.wikimu.com/News).
8.      Cappucino.  Bila Esspresso ditambah susu diatasnya, disajikan dalam gelas besar, maka itulah cappucino. Perpaduan warna hitam esspresso dan putih susu mengingatkan orang Italy dengan pakaian para biara Cappuchin sehingga muncullah istilah Cappucino ini. Mereka yang menyukai kopi jenis ini sangat santai dalam menjalani hidup, tidak buru-buru, seperti cappucino yang ringan namun nikmat. Namun mereka langsung marah bahkan tidak mau meminumnya jika capuccino yang dihidangkan acak-acakan atau tidak enak dilihat karena mereka tergolong orang yang sangat memperhatikan penampilan (http://www.wikimu.com/News).
9.      Kopi Tubruk.  Kopi ini sangat terkenal di Indonesia terutama orang di pedesaan. Kopi ini berasal dari kaki gunung Kilimanjaro. Bubuk kopi diseduh bersama ampasnya. Lugu, sederhana, dan memikat setelah meminumnya. Biasa diminum tanpa gula dan dengan ampas yang mengambang diatasnya. Kekuatan utamanya pada aromanya. Sangat harum dan khas. Orang yang gemar kopi jenis ini sangat menyukai segala sesuatu yang alamiah dan apa adanya. Mereka tidak mentolerir kebohongan. Bagi mereka suatu kebenaran  akan mereka terima walaupun pahit! (http://www.wikimu.com/News).
10.  Kopi CampuranBanyak sekali muncul variasi kopi yang dicampur berbagai macam bahan lain untuk menunjukkan perbedaan dengan kopi yang sudah ada. Ada yang dicampur dengan arang (kopi Joss), jagung (Kopi Jagung), atau dicampur karamel, kayu manis, bahkan mocca. Semua tujuannya untuk memberi variasi rasa. Mereka, para penggemar kopi jenis ini, tidak suka sesuatu yang biasa dan standar. Mereka sangat inovatif dan supel. Jadi kalau berteman dengan mereka, kita tidak pernah bosan dengan cerita dan gaya mereka. Up to date  (http://www.wikimu.com/News8).
11.  Irish CofeeIni merupakan kopi Irlandia. Sangat keras karena dicampur dengan alkohol. Dua hal yang bertentangan. Yang satu membuat orang melek dan mengaktifkan kesadaran, sedangkan yang lainnya membuat pikiran terlelap. Orang-orang penyuka kopi ini kadang mempunyai sifat yang bisa berubah sewaktu-waktu. Kadang bisa gembira kadang bisa sedih. Jadi hati-hati dengan orang jenis ini (http://www.wikimu.com/News).