Cari Blog Ini

Rabu, 21 Desember 2011

GAYA HIDUP PENIKMAT KOPI


Duduk-duduk sambil minum kopi atau nongkrong di coffee shop telah menjadi bagian gaya hidup masyarakat kota besar. Berbagai kesempatan, seperti menunggu selesainya 3 in 1, meeting dengan klien, mencari hotspot internet, atau sekadar ingin bersosialisasi dengan teman-teman bisa menjadi alasan untuk masuk ke kedai kopi moderen ini (Anonim0,  2008).
Sehari tanpa minum kopi, rasanya ada yang kurang. Kopi  menjadi bagian dari gaya hidup yang tak bisa ditinggalkan. Kopi dan gaya hidup, kini tak bisa dipisahkan lagi. Hanya karena alasan secangkir kopi,orang bertahan berjam-jam duduk dan mengobrol di tempat elite di sebuah pojok kafe. Kafe-kafe kopi  baik lokal maupun franchise menjamur, menampung masyarakat kota yang mempunyai hobi ngopi. Acara minum kopi pun digunakan sebagai ajang bertemu relasi bisnis atau sekadar hang out menghabiskan waktu luang (Anonimp, 2008).
Kayaknya, tidak akan lengkap memulai hari ini tanpa nyeruput apa yang namanya kopi. Kopi bukan lagi sebagai minuman penghilang rasa kantuk, namun sudah menjelma menjadi sebuah gaya hidup. Di mana-mana mulai menjamur kedai-kedai kopi ternama. Selain itu, produksi kopi mulai dijual dengan sachet yang sangat praktis. Tinggal dituang oleh air panas, maka jadilah minuman yang suedep untuk memulai hari. Terlepas dari kandungan kafein yang bercokol di dalam secangkir kopi yang masih diperdebatkan, konsumsi masyarakat dunia terhadap jenis minuman yang tidak hanya hitam itu semakin meningkat. Total 6,7 juta ton kopi diproduksi dalam kurun waktu 1998-2000 saja. Diperkirakan pada tahun 2010, produksi kopi dunia akan mencapai 7 juta ton per tahun (Anonimj, 2007).
Kopi, kini telah menjadi bagian dari gaya hidup. Menjadikan minum secangkir kopi bukan hanya sekedar tuntutan lidah. Melainkan sebagian masyarakat kelas atas sudah menjadikan acara minum kopi menjadi bagian pelengkap khususnya bagi mereka yang tinggal di kota besar. Dan segelas kopi tak lagi penting, sebab yang mereka beli bukanlah segelas kopi panas.  Acara minum kopi  bisa sambil melakukan berbagai aktivitas, di antaranya melakukan transaksi bisnis dengan klien, atau dijadikan tempat arena berkomunikasi dengan keluarga, maupun sekedar bersantai dan berkumpul bersama kawan. Apalagi dengan semakin menjamurnya kafe khusus kopi dan banyaknya inovasi dalam pembuatan kopi. Fenomena ini menjadi jalan mulus melahirkan banyak pecandu kopi alias coffee addict (Anonimm, 2008).
Minuman yang berasal dari ″mutiara hitam” ini mungkin menjadi salah satu minuman favorit dalam peradaban manusia. Kopi diminum dengan berbagai macam cara, kombinasi ramuan bahkan yang marak belakangan ini melanda kota besar di Indonesia adalah dijadikanya ngopi sebagai gaya hidup modern. Tentunya fungsi ini sudah jauh berbeda dengan kedai kopi yang konon pertama kali berdiri di Konstantinopel pada 1475 dengan nama Kiva Han. Gaya hidup ngopi setelah penat bekerja seharian, baik bersama kawan maupun rekan sekerja, mudah dijumpai diberbagi kedai kopi di setiap sudut kota besar seperti Jakarta. Ngopi bukan lagi sekedar minuman ritual disaat sarapan atau pengganjal rasa mengantuk semata, tetapi ngopi sudah menjadi prilaku untuk bersosialisi dan bahkan cap diri dalam status sosial masyarakat tertentu  (Anonimf, 2007).
Dengan demikian dapat disimpulakna bahwa gaya hidup penikmat kopi adalah penuh dengan kreativitas, senang berinteraksi dengan orang lain, aktif, pekerja keras, namun bisa saja pemalas, menghabiskan waktunya tanpa hal yang jelas, suka begadang sehingga lupa kan bangun pagi, serta menjadi pecandu kopi (coffee addict).



DAFTAR PUSTAKA

Anonima, 2004.     Pentingnya Perilaku Konsumen dalam Menciptakan Iklan yang Efektifhttp://www.petra.ac.id/~puslit/journals/pdf.php.  Download : 04 – 09 – 2008 (11.39 WITA).
Anonimb, 2006. Membidik Gaya Hiduphttp://www.jakartaconsulting.com. Download : 15 – 09 – 2008 (13.09 WITA).
 Anonimc, 2006. Gaya Hiduphttp://www.jakartaconsulting.com.   Download : 15 – 09 – 2008 (13.15 WITA). 
Anonimd,  2006.  Kopi, Minuman Warisan Kompeni. http://cyberman.cbn.net.id/cbprtl/common. Download : 15 – 09 – 2008 (12.37 WITA). 
Anonime, 2006.   Minum Kopi dan Kepribadian.  http://www.ranesi.nl/tema/kamera/Minum_kopi_kepribadian.              Download : 15 – 09 – 2008 (12.24 WITA). 
Anonimf,  2006.  Kedai Kopi : Sebuah Fenomena dalam Pembangunan Partispasif di Aceh.  http://www.acehinstitute.org.                              Download : 15 – 09 – 2008 (12.41 WITA). 
Anonimg,  2007.  Mengenal Empat Tipe kepribadian. http://www.fkmi.org/new.  Download : 15 – 09 – 2008 (12.41 WITA). 
Anonimh, 2007. Gaya Hidup.   http://hendribun.blogspot.com/2007/01. Download : 15 – 09 – 2008 (11.48 WITA). 
Anonimi,  2007.   Jadi, Kopi Apa yang Anda Minum hari Ini?. http://casalova.multiply.com/journal/item/16.  Download : 15 – 09 – 2008 (13.00 WITA). 
Anonimj, 2007.  Fakta Unik Kopi.  http://www.wikimu.com/News.          Download : 15 – 09 – 2008 (12.33 WITA). 
Anonimk,  2008.  Jenis-Jenis Kepribadian. http://eng.unri.ac.id/download/manajemen_pt. Download : 05 – 09 – 2008 (09.39 WITA).
 Anoniml, 2008.  Kepribadian Dapat Berubah. http://akupunyasitus.blogspot.col.  Download : 15 – 09 – 2008               (12.42 WITA). 
Anonimm,  2008.  Menikmati Secangkir Kopi Panas.  Menjadi Bagian dari Gaya Hidup.  http://harianjoglosemar.com/index.php.            Download : 15 – 09 – 2008 (12.41 WITA). 
Anonimn,  2008.  Manfaat Minum Kopi. http://www.rileks.com/lifestyle.  Download : 15 – 09 – 2008 (13.01 WITA). 
Anonimn, 2008. Ketika Kopi Menjadi Bagian dari Hidup. http://www.appetitejourney.com.  Download : 15 – 09 – 2008                 (12.24 WITA). 
Anonimp,.2008.  Kopi Cegah Tremor Mata. http://www.warmasif.co.id/kesehatanonline/mod.php.  Download : 15 – 09 – 2008 (12.27 WITA). 
 Schiffman, Leon G., and Kanuk, Leslie Lazar., 2007.  Consumer Behavior Seventh Edition.  Penerjemah : Zoelkifli Kasip dalam Perilaku konsumen.  Indeks, Jakarta.
Sumarwan, Ujang., 2004.  Perilaku Konsumen.  Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran.  Ghaia Indonesia dengan MMA-IPB, Bogor.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar